Usia dari optical disc bergantung pada banyak faktor, beberapa
dapat dikendalikan oleh pemakai, beberapa yang lainnya tidak. Faktor-faktor
yang dapat mempengaruhi usia disc termasuk berikut ini:
• Tipe
• Kualitas pabrikasi
• Kondisi disc sebelum perekaman
• Kualitas dari perekaman disc
• Perlakuan dan perawatan
• Kondisi lingkungan
Tiga tipe dasar dari keping CD dan DVD, yaitu ROM, R dan RAM,
masing-masing menggunakan bahan untuk lapisan data yang berbeda.
Penurunan kondisi dari bahan ini dapat menyebabkan penurunan unjuk
kerja disc dan pada akhirnya mengakhiri masa hidup si disc.
Perlakuan fisik yang salah kepada disc biasanya merupakan penyebab
rusaknya lapisan polycarbonate (plastik bening yang menyusun sebagian
besar dari disc). Polycarbonate dapat juga merenggang atau membengkok
jika disimpan dalam jangka waktu yang lama pada posisi non vertikal.
Pada CD dan DVD, awal mulai terjadinya penurunan kondisi akan tidak
terasa bagi pengguna, karena kemampuan deteksi error dan koreksi
yang terdapat dalam sistem mengoreksi sejumlah error tertentu.
Pengguna baru ngerasa ada masalah saat kemampuan koreksi error tidak
mampu mengoreksi error. Karena mungkin errornya udah terlalu parah.
Kemungkinan kerusakan disc bakal meningkat seiring dengan banyaknya
error. Saat jumlah error (sebelum koreksi error) pada disc meningkat
naik sampai ke level tertentu, kerusakan disc menjadi tak bisa ditolerir
dan dengan demikian menandakan akhir hidup disc.
Diantara pabrikan-pabrikan yang telah melakukan test, terdapat kesepakatan
bahwa, dibawah kondisi penyimpanan yang direkomendasikan, disc CD-R,
DVD-R dan DVD+R setidaknya mempunyai harapan usia hidup 100 sampai
200 tahun atau lebih, sedangkan disc CD-RW, DVD-RW, DVD+RW, dan
DVD-RAM setidaknya 25 tahun atau lebih.
Pada CD-ROM dan DVD-ROM harapannya umurnya bervariasi mulai dari
20 sampai 100 tahun. Ada sedikit laporan perkiraan umur disc yang
telah dipublikasikan oleh laboratorium2 independen. Sebuah studi
percepatan usia di NIST memperkirakan perkiraan usia hidup dari
satu tipe DVD-R untuk penulisan disc dapat 30 tahun jika disimpan
pada 25°C (77°F) dan 50% kelembaban relatif.
CD-ROM DVD-ROM Discs (audio, video, inter- active games,
+graphics, computer applications)
Panjang usia disc ROM ditetapkan dengan luas dimana lapisan alumuniumnya
terkena oksigen. Oksigen mengandung polutan, dapat berpindah melalui
lapisan polycarbonate atau lapisan sisi label, terbawa kedalam melalui
embun (uap lembab). Oksigen atau embun dapat lebih mudah merembes/menembus
melalui gesekan/garukan, retakan, atau terkupasnya daerah di label.
Oksigen dapat juga terjebak di dalam disc sewaktu proses pabrikasi,
Jika ditinggalkan di lingkungan yang sangat lembab, embun-dan oksigen-pada
akhirnya akan mencapai lapisan alumunium, menyebabkan lapisan tersebut
kehilangan reflektivitasnya (kamampuan pemantulan cahayanya). Normalnya
alumunium mengkilat, yang mirip perak, menjadi pudar dan kusam,
sehingga berkurang reflektifitasnya. Kombinasi antara kelembaban
tinggi dan meningkatnya temperatur akan mempercepat tingkat oksidasi.
Sebaiknya menyimpan disc ROM di lingkungan kering dan dingin. Jika
disc dipindahkan dari lingkungan lembab dan panas ke kondisi ideal
sebelum kerusakan terjadi, dia akan mengering dan pulih lagi.
Pencemaran lain, seperti tinta, bahan pelarut, dan pengotor (polutan),
memiliki potensi untuk merembes masuk dan untuk merusak, mengotori
(warnanya) disc, atau membuat korosi (karat), menyebabkan masalah
permanen pembacaan bagi laser.
CD-R, DVD-R, DVD+R Discs
Pada CD-R, DVD-R, DVD+R menggunakan emas, perak atau campuran perak
sebagai lapisan reflektif (pemantulan cahaya) sebagaimana bahan
alumunium yang dipakai disc ROM.
Emas tidak berkarat, tetapi mahal. Perak lebih mudah memantulkan
cahaya dan lebih murah dibanding emas tetapi rentan berkarat jika
terkena sulfur dioxide, suatu polutan udara yang dapat merembes
ke disc dengan cara yang sama dengan oksigen (melalui kelembaban).
Pemanufaktur menggunakan campuran silver yang beragam untuk membantu
mencegah korosi perak. Kemungkinan korosi perak dari ekspose sulfur
dioxide adalah lebih kecil daripada kemungkinan oksidasi alumunium
yang disebabkan oleh kelembaban tinggi.
Menyimpan disc dalam lingkungan “udara bersih” tersaring
dapat meminimalkan atau menghilangkan kontak mereka dengan sulfur
dioxide.
Celupan organik yang digunakan di lapisan data dari disc R ,secara
alami namun lambat mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Temperatur
yang tinggi dan kelembaban akan mempercepat proses tersebut. Terkena
sinar ultra violet dalam waktu yang lama dapat menurunkan sifat
celupan dan pada akhirnya membuat data tidak lagi dapat dibaca.
Meningkatnya panas didalam disc, yang disebabkan oleh sinar matahari
atau dekatnya ke sumber cahaya yang panas, juga akan mempercepat
penurunan celupan. Pemanufaktur mengklaim bahwa disc CD-R dan DVD-R
memiliki hidup dari 5 sampai 10 tahun sebelum direkam, tetapi tidak
ada masa kadaluarsa yang ditulis dalam kemasan CD-R, DVD-R, atau
DVD+R, tidak juga terdapat informasi yang dipublikasikan dari tes
untuk membuktikan pernyataan itu.
Dengan demikian, akan bijaksana untuk membeli disc hanya sewaktu
kita membutuhkan saja daripada memesan dalam jumlah yang besar dan
membuat persediaan untuk kebutuhan masa datang.
CD-RW, DVD-RW, DVD+RW, DVD-RAM Discs
Disc RW dan RAM umumnya tidak dipertimbangkan untuk keperluan pengarsipan
jangka panjang.
Disc rewritable menggunakan lapisan “phase-changing metal
alloy” untuk merekam data dan alumunium untuk lapisan reflektif.
Lapisan campuran tidak se stabil celupan yang digunakan di disc
R karena bahan ini biasanya memiliki tingkat penurunan kondisi yang
lebih tinggi.
Kombinasi dari temperatur yang tinggi dan sinar UV dapat mempercepat
proses penuaan. Kombinasi dari temperatur dan kelembaban relatif
yang tinggi seringkali dapat juga mempercepat proses penuaan, sebagaimana
terjadi pada celupan organik yang digunakan di disc R.
Belum ada hasil tes lab mengenai efek kondisi lingkungan ini terhadap
disc RW atau RAM. Data pada lapisan phase-changing metal alloy dapat
dihapus dan ditulis ulang sampai batas jumlah tertentu (sekitar
1000 kali untuk disc RW dan sekitar 100.000 kali untuk disc RAM).
Penulisan ulang ini, bagaimanapun mempengaruhi umur hidup disc.
Disc RW atau RAM yang diarsip sesudah perekaman pertamanya mempunyai
umur hidup lebih lama dibandingkan yang telah menjalani beberapa
siklus hapus-rekam.
Umur hidup untuk disc RW dan RAM akan lebih singkat dibanding disc
R. Apalagi jika etlah dilakukan berkali-kali penulisan ulang.
Informasi pada disc R justru aman karena dia tidak dapat diubah
atau ditulis ulang.
|
CD-ROM, DVD-ROM 
audio, video, interactive games, +graphics, computer applications
ROM
CD-R, DVD-R, DVD+R 
recordable disc
CD-RW, DVD-RW, DVD+RW, DVD-RAM 
re-writeable disc |