CD dan DVD tidak membutuhkan pembersihan rutin. Yang
terbaik adalah membersihkan disc hanya saat benar-benar diperlukan,
seperti:
 |
Sebelum disimpan, sewaktu kotoran permukaan
masih kelihatan. |
 |
Sebelum direkam, saat kotoran pada permukaan disc kelihatan. |
 |
Sebelum dijalankan, untuk mencegah kotoran permukaan terlempar
sewaktu disc sedang diputar di disc drive. |
 |
Saat kemampuan pembacaan lemah dan kootoran permukaan terlihat. |
Secara umum, hindari penggunaan larutan organik. Larutan yang lebih
kasar (aseton, benzene) akan menguraikan polycarbonate dan merusak
disc sehingga tidak bisa diperbaiki.
Larutan ringan (isopropyl alcohol, methanol) dapat dipakai. Larutan
ringan menguap dengan cepat dan tidak akan merusak polycarbonate.
Solusi lain yang tidak berbahaya adalah pembersih lensa yang berbasiskan
air atau deterjen yang berbasis air (dengan mild soap) yang diformulasikan
untuk membersihkan CD atau DVD.
Substrat polycarbonate merupakan tipe plastik yang relatif halus
dan transparan. Setiap saat disc dibasuh, digosok, atau dibersihkan
berisiko menggores atau mengotori.
Jika disc butuh pembersihan, ingat tips berikut:
 |
Gunakan peniup udara untuk menyingkirkan debu. |
 |
Gunakan kain katun lembut atau chamois untuk mengusap disc |
 |
Cobalah membersihkan dengan kain kering dulu, sebelum menggunakan
cairan pembersih. |
 |
Jangan mengusap dalam suatu arah mengelilingi disc. |
 |
Basuh mulai bagian tengah/pusat disc kemudian langsung
lurus menuju tepi luar. |
 |
Hindari penggunaan produk kertas, termasuk kertas lensa
untuk membasuh disc. |
 |
Hindari penggunaan segala yang menggosok hingga menyebabkan
lecetnya permukaan disc. |
 |
Jika disc mempunyai sangat banyak kotoran, cobalah membilasnya
dengan air terlebih dahulu. |
 |
Gunakan deterjen berbasis air (water-based) yang tersedia
di pasaran yang diformulasikan untuk membersihkan permukaan
oprical disc. |
 |
Gunakan isopropyl alcohol atau methanol, sebagai alternatif
dari deterjen water-based untuk membersihkan permukaan disc. |
kembali
ke atas
|
|